Rabu, 12 Maret 2014

Mahasiswa Mengapa Harus Bergerak ?

Mengapa harus mahasiswa ? Pertanyaan itu yang selalu muncul setiap kali kita bahas mengenai pergerakan. Saat ini mahasiswa memang cukup dikenal sebagai agen pergerakan. Ada beberapa alasan mengapa semua aspek masyarakat memiliki kepercayaan tentang itu.

Seperti yang kita tahu bahwa mahasiswa dinilai memiliki kemampuan intelektual dan kecerdasan yang sudah mencukupi untuk mengkritisi segala kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah. Pada masa ini, mahasiswa dibiasakan untuk memahami sistem baik itu lewat organisasi kemahasiswaan ataupun sistem birokrasi yang berlaku di kampus. Anggapan seperti ini akan dengan otomatis membuat pola pikir dituntut untuk dibuka lebih luas dalam menghadapi kehidupan yang sudah dianggap jauh berbeda dari kehidupan masa sekolah sebab seorang mahasiswa pasti akan langsung berhubungan dengan dunia luar.

Lalu mahasiswa juga merupakan sosok yang dinilai memiliki kreativitas tinggi, sehingga mereka mampu terjun langsung dalam masyarakat untuk memberikan solusi terhadap permasalahan-permasalahan yang timbul dalam masyarakat.

Mahasiswa juga merupakan bagian dari masyarakat yang baik secara langsung maupun tidak langsung juga merasakan dampak dari setiap kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah. Mahasiswa mampu terjun langsung untuk mengetahui kondisi nyata yang dialami masyarakat, sehingga berbagai aspirasi dari masyarakat juga secara langsung dapat diserap oleh mahasiswa. Hal-hal kecil yang tidak mampu dijangkau oleh pemerintah, mampu dirasakan oleh mahasiswa. Hal inilah yang menjadi alasan utama seorang mahasiswa untuk bergerak.

Pergerakan tidak harus dengan aksi turun ke jalan atau demo di depan gedung pemerintah. Jiwa pergerakan itu juga mampu diwujudkan dengan karya nyata berupa prestasi membanggakan, bakti sosial, menjadi enterprenuer handal ataupun lewat hal kecil sekedar menyingkirkan batu di jalan. Setiap manusia itu memiliki kemampuan, daya pikir dan kreatifitas yang berbeda-beda. Yang terpenting adalah, jiwa dan semangat pergerakan itu harus ada dalam tiap diri seorang mahasiswa. Oleh karena itu mahasiswa itu sendiri bisa langsung mengeluarkan aspirasi mereka mengenai kebijakan-kebijakan yang ada dalam pemerintahan, terutama kebijakan yang dianggap dapat merugikan rakyat. Disini peran mahasiswa dituntut untuk benar-benar peka terhadap lingkungan, apalagi yang mencakup permasalahan yang akan memberikan dampak bagi kelanjutan masa depan.


Semoga artikel ini dapat memberi manfaat bagi seluruh mahasiswa untuk lebih menjalankan peranannya sebagai tonggak pergerakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar