Artikel kali ini saya mengambil tema mengenai durhaka kepada orangtua. Alasan saya membuat artikel ini ialah karena saya merupakan salah satu dari sekian banyak remaja yang mungkin pernah mendurhakai kedua orangtua saya baik disengaja ataupun tidak disengaja. Dan dari segi apa durhaka itu bisa kita ketahui, yuk sama-sama kita renungkan kembali sikap kita dari waktu kita kecil hingga detik ini.
Pernahkah kita membuat
orangtua kita marah atau kesal, membuat orangtua kecewa, mengucapkan kata yang tidak
sopan, memaki orangtua, bersikap keras dan mengabaikan orangtua, pergi keluar rumah
tanpa izin, bahkan membuat ortu menangis sedih karena ulah kita ? Sadarkah kita
bahwa perbuatan-perbuatan itu termasuk dalam perbuatan durhaka kepada orangtua?
Dalam islam perbuatan durhaka terhadap orang tua sangat dilarang bahkan
merupakan salah satu hal yang termasuk dalam dosa besar.
Orangtua kita adalah
mahkluk mulia yang wajib dihormati. Definisi durhaka itu sendiri menurut saya
adalah perbuatan yang dengan sengaja menyakiti atau mengganggu orangtua dengan
jenis gangguan dalam bentuk apa saja. Baik dalam tingkatan gangguan yang rendah
atau yang tinggi. Tingat gangguan yang rendah itu mulai dari berkata ‘ah’ atau
bermuka masam atau cemberut kepada orangtua. Terus bagaimana dengan tingkat
yang lebih tinggi ? Seperti tidak memenuhi panggilan orangtua, membentak
orangtua, berkata ataupun melakukan perbuatan yang membuat orangtua kita sedih
dan sakit hati, yang pasti setiap perbuatan itu akan menimbulkan dosa.
Tentunya tanpa sadar,
kita pun sering melakukan hal-hal yang termasuk durhaka kepada orangtua,
bertindak yang tidak sesuai kepada orangtua saja sudah seperti perlakuan yang
biasa. Seperti berkata ‘ah’ dan memasang muka yang cemberut, padahal kita tidak
sengaja melakukan hal itu, mungkin biasanya hanya terjadi jika kita sedang
terlalu lelah dengan tugas-tugas sekolah ataupun kalau kita sedang dalam mood
yang tidak bagus. Tidak memenuhi panggilan orangtua pun pasti sering kita
lakukan hanya jangan sampai membentak ortu juga hal yang sering kita lakukan.
Menurut saya, peran orangtua yang selalu mengingatkan kita akan hal-hal yang
seperti ini sangatlah penting. Saya pribadi tentunya sangat berterima kasih
kepada orangtua saya karena selalu diberikan peringatan akan akibat yang akan
saya terima jika saya melakukan perbuatan durhaka, setidaknya itu membuat saya
berusaha untuk tidak mengulangi perbuatan-perbuatan itu lagi.
So guys, yuk mari sama-sama memperbaiki diri kita lagi menjadi pribadi yang disukai oleh orang lain terutama kedua orangtua kita, meminimalisir atau jika mungkin menghilangkan sikap-sikap kita yang mungkin dapat dikatakan mendurhakai kedua orangtua kita. Saya pun baru menyadari bahwa hanya dengan menunjukkan muka yang masam saja sudah dianggap durhaka, terlihat jelas bukan bahwa begitu mulianya kedua orangtua kita, sehingga dibutuhkan sikap yang penuh kehati-hatian dalam berinteraksi dengan mereka tanpa mengurangi keakraban kita bersama mereka. Semoga artikel ini dapat memberi manfaat bagi kalian yang membaca terutama bagi saya yang menulisnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar